Hajatan Depolpe 2026, Alumni DPP UGM Kembali ke Kampus
- account_circle Ancha
- calendar_month Sab, 26 Sep 2026
- visibility 63
- comment 0 komentar

YOGYAKARTA, Sulbarupdate.id — Alumni Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) lintas angkatan kembali berkumpul dalam Hajatan Depolpe 2026 di Kampus Fisipol UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman antargenerasi alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, dunia usaha, akademik, media, hingga masyarakat sipil.
Hajatan Depolpe 2026 mengusung tema “Zona Nyaman Kangen-kangenan”. Sejumlah rangkaian kegiatan disiapkan, di antaranya Jalan-Jalan Sospol (JJS), Ngobrol Bareng Alumni (Ngobral), layanan administrasi kependudukan, kuliner khas Yogyakarta, serta panggung hiburan.
Ketua Hajatan Depolpe 2026, Dr Sri Nuryanti, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi alumni untuk kembali bertemu dengan almamater sekaligus berbagi pengalaman perjalanan karier dan pengabdian.
“Kalau Yogya terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan, maka Kampus Fisipol terbuat dari cinta lama yang belum kelar. Hajatan Depolpe merupakan zona nyaman kangen-kangenan,” kata Sri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan JJS yang mengajak alumni menyusuri sejumlah kawasan di lingkungan UGM, mulai dari Fisipol, Wisdom Park, Masjid Kampus UGM, Graha Sabha Pramana hingga Balairung.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Ngobral yang berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB. Forum tersebut dibagi dalam lima ruang diskusi berdasarkan pengalaman dan bidang pengabdian para alumni.
Ngobral Ruang Modal membahas pengalaman di bidang bisnis, konsultasi, dan kebijakan publik. Forum ini menghadirkan Anung Anindita, Yenny R. Mallany, Dr Dimas Ramadhani, serta Dr M. Djindan.
Selanjutnya, Ngobral Ruang Sistem menghadirkan Prof Anwar Sanusi, PhD; Mayjen TNI (Purn) Rachmad PS., SIP, M.Si; Bambang Eka Cahya; serta Dr A. Sudiana Sasmita. Diskusi tersebut mengangkat pengalaman di bidang pemerintahan dan kelembagaan negara.
Sementara Ngobral Ruang Gerak membahas masyarakat sipil dan demokrasi dengan menghadirkan M. Zu’em Widjaja As’ad, Drs Y.A. Ajar Budi Kuncoro, MA, Heroik M. Pratama, serta Nur Azizah, M.Sc.
Pada Ngobral Ruang Kuasa, pembahasan diarahkan pada pengalaman di arena politik dan pemerintahan. Narasumber yang hadir yakni Zulfikar Arse Sadikin, Sigit Pamungkas, Hindun Anisah, serta Dr Arya Budi.
Adapun Ngobral Ruang Suara menghadirkan Paulus Tri Agung Kristanto, Dahlia Citra, Houtmand Saragih, serta Dr Indah Surya Wardhani untuk membahas pengalaman alumni di dunia media.
Selain reuni dan diskusi, Hajatan Depolpe 2026 juga menyediakan Gerai Layanan Dukcapil di lingkungan Kampus Fisipol UGM.
Layanan tersebut meliputi perekaman KTP-el baru, perubahan elemen data, penggantian foto KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), perubahan Kartu Keluarga (KK), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), serta konsultasi administrasi kependudukan.
Ketua Alumni Depolpe, yang juga Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, mengatakan layanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi alumni, tetapi juga dapat dimanfaatkan civitas akademika dan masyarakat sekitar.
“Kami mengajak dosen, karyawan, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan untuk memanfaatkan Layanan Dukcapil di Hajatan Depolpe,” ujar Teguh.
Depolpe merupakan jejaring alumni Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM yang mempertemukan alumni lintas angkatan dan profesi.
Ketua Alumni Depolpe saat ini adalah Teguh Setyabudi, sedangkan Hajatan Depolpe 2026 diketuai Dr Sri Nuryanti, Director of the Regional Research and Innovation Policy pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Rangkaian Hajatan Depolpe 2026 berlangsung di Kampus Fisipol UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, dengan agenda utama reuni lintas angkatan, diskusi alumni, layanan administrasi kependudukan, serta kegiatan kebersamaan.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
