Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo
- account_circle Ancha
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- visibility 73
- comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MA (9) di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras saat sedang asyik memancing di saluran irigasi, Kamis pagi (14/5/2026) sekira pukul 07:30 wita.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya mendatangi saluran irigasi untuk memancing ikan.
Di sela aktivitas tersebut, korban diduga memutuskan untuk berenang. Namun, derasnya arus irigasi seketika menyeret tubuh mungil MA menuju area pintu air.
”Korban diduga berenang sebelum akhirnya terseret arus deras. Karena kondisi air yang cukup dalam sekitar dua meter dan aliran yang kuat, korban tidak mampu menyelamatkan diri,” ujar AKP Sandy di lokasi kejadian.
Warga sekitar yang menyadari adanya anak tenggelam segera melakukan upaya pencarian secara manual. Nahas, saat berhasil dievakuasi dari dasar saluran, nyawa MA sudah tidak tertolong lagi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, selain arus yang kencang, kondisi fisik saluran irigasi turut menjadi faktor risiko. Dasar irigasi yang dipenuhi batu dan material keras diduga memperparah kondisi korban saat terseret arus.
Setelah dievakuasi, jenazah MA langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sumberjo. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah murni.
”Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah rencananya akan dimakamkan siang ini di TPU Desa Sumberjo,” tambah Sandy.
Menyikapi tragedi ini, AKP Sandy Indrajatiwiguna mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di dekat aliran air.
”Kami meminta masyarakat lebih waspada. Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di sekitar saluran air atau sungai, apalagi saat debit air meningkat dan arus sedang deras,” tegasnya.(**)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
