Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemkab Mamasa Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan
- account_circle Whelson
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- visibility 85
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Kebudayaan resmi membuka objek wisata alam Air Terjun Sarambu Liawan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026).
Peresmian ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat setempat.

Wisata Ai Terjun Sarambuliawan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa.(Dok. Whelson)
Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Ketua TP PKK, Ny. Adel Palulun.
Turut hadir dalam jajaran undangan antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Kaban Bappeda, Anggota DPRD Mamasa Reskianto Taula’bi Kia, Dandim 1428/Mamasa, Kapolsek Sumarorong, serta Camat Messawa dan Camat Nosu.
Prosesi Peresmian dan Sinergi Stakeholder
Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pendeta Yosphina Lita. Sebagai simbol peresmian, Bupati Welem Sambolangi melakukan penandatanganan surat perjanjian kerja sama dan pemotongan pita di area objek wisata.
Dalam sambutannya, Bupati Welem menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata harus memberikan dampak nyata bagi warga, khususnya di Desa Tradisi, Kecamatan Sumarorong.
“Kami berharap dengan dibukanya objek wisata ini, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mamasa,” ujar Welem.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Kebudayaan, Arvin, menyatakan optimismenya terhadap potensi Air Terjun Sarambu Liawan. Ia menilai kunjungan wisatawan akan memicu multiplier effect bagi berbagai sektor usaha.
“Destinasi ini akan menjadi penggerak ekonomi. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, akan tumbuh peluang usaha baru mulai dari UMKM, kuliner, jasa transportasi, hingga terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” jelas Arvin.
Ajakan Kolaborasi Digital
Menutup keterangannya, Arvin mengajak peran aktif media dan generasi muda untuk memperkuat promosi daerah. Di era digital, konten kreatif dianggap sebagai kunci utama menarik wisatawan mancanegara maupun domestik.
“Saya mengajak generasi muda menjadi motor promosi melalui media sosial. Mari perkenalkan keindahan Mamasa kepada dunia. Promosi yang kuat di era digital akan membawa kunjungan yang lebih besar,” pungkasnya.
Warga berharap pengelolaan wisata ini dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.(***)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
