Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Lakalantas Maut di Mamuju Tengah, Dua Pemotor Tewas

Lakalantas Maut di Mamuju Tengah, Dua Pemotor Tewas

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Topoyo–Tumbu, tepatnya di Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat pada Rabu (29/3/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Peristiwa tragis yang melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha RX-King dan truk tersebut mengakibatkan dua orang pemuda meninggal dunia di tempat.

​Bripda I Made Tresna, Personel Unit Laka Lantas Polres Mamuju Tengah, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan ttelepon

Ia menyatakan bahwa kedua korban tewas merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor yang tengah berboncengan.

​”Iya benar, kedua korban yang berboncengan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Made.

​Kronologi Kejadian

​Korban diketahui bernama Siswanto (21), yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX-King hitam bernomor polisi DC 1316 FN, dan rekannya, Lalu Sultan Hasanuddin Bakri (26).

​Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula saat sepeda motor korban melaju dari arah barat menuju timur.

Dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju sebuah mobil truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi DC 8610 FB yang dikemudikan oleh Aris Ramadhan (26).

​Naas, saat berada di jalur lurus, motor korban mendadak muncul di depan truk.

Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk kehilangan kendali hingga tabrakan maut tidak dapat terhindarkan.

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah atau hancur total.

​Kondisi Korban dan Penanganan Medis
​Kedua korban mengalami luka yang cukup fatal.

Siswanto dilaporkan menderita luka sobek parah di bagian paha, sementara Lalu Sultan Hasanuddin Bakri mengalami trauma berat di bagian kepala.

​”Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Satelit Tobadak, namun nyawa mereka tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” tambah Bripda Made.

​Saat ini, jenazah kedua pemuda tersebut telah dipulangkan ke rumah duka di Patulana, Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo untuk disemayamkan.

​Sementara itu, pengemudi truk, Aris Ramadhan, dilaporkan tidak mengalami luka fisik. Namun, guna keperluan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian telah mengamankan Aris di Polres Mamuju Tengah.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Mamuju Tengah masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simfoni Ramadhan di Rujab Wabub Mateng, Merawat Persaudaraan, Membangun Daerah

    Simfoni Ramadhan di Rujab Wabub Mateng, Merawat Persaudaraan, Membangun Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Senja di jalan Poros Topoyo – Tumbuh, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terasa lebih hangat dari biasanya pada Minggu (1/3/2026). Bukan sekadar perpindahan suhu menuju petang, melainkan karena silaturahmi yang berdenyut kencang di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabub) Mateng, Askary Anwar. Di sana, Askary, buka pintu lebar-lebar, mengundang keberagaman […]

  • Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan mengejutkan terkait praktik ilegal di sektor industri logam. Sebanyak 40 perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia diduga kuat melakukan penghindaran pajak secara sistematis, yang memicu kerugian negara dalam skala besar. Berdasarkan keterangan Menkeu, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus transaksi tunai untuk menghindari pemantauan sistem […]

  • Hamil Anak Kedua, Seorang Wanita di Mamuju Tengah Laporkan Oknum Polisi Gegara ini! 

    Hamil Anak Kedua, Seorang Wanita di Mamuju Tengah Laporkan Oknum Polisi Gegara ini! 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Seorang wanita berinisial E melaporkan dugaan penelantaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Mamuju Tengah (Mateng) berinisial S. Korban mengaku hingga kini laporannya di kepolisian belum menemui titik terang, padahal dirinya tengah mengandung anak kedua dari hubungan tersebut. Korban menjelaskan, hubungannya dengan S awalnya didasari janji akan dinikahi secara sah dan […]

  • Kunjungi Korban Kebakaran di Mamasa, Sulfikar Salurkan Santunan Pribadi

    Kunjungi Korban Kebakaran di Mamasa, Sulfikar Salurkan Santunan Pribadi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Anggota legislatif daerah pemilihan Sulawesi Barat, Sulfikar, lakukan kunjungan kemanusiaan untuk menemui para korban musibah kebakaran di Lingkungan Ranterasa, Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Senin (22/12/2025). Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian sementara, Sulfikar menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Suasana saat Sulfikar kunjungi rumah warga […]

  • Dua Hari Pasca Koordinasi ke Jakarta, Bantuan Logistik Kemensos Tiba di Mateng

    Dua Hari Pasca Koordinasi ke Jakarta, Bantuan Logistik Kemensos Tiba di Mateng

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Langkah taktis Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, dalam memperkuat mitigasi bencana membuahkan hasil cepat. Hanya berselang dua hari setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, bantuan logistik kebencanaan kini resmi mendarat di Bumi Lalla Tassisara, Sabtu (14/3/2026). ​Bantuan yang diangkut menggunakan dua truk besar tersebut langsung […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

expand_less