Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 72
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar).
Guna memastikan euforia pesta sepak bola jagat raya tersebut bisa dinikmati tanpa gangguan sinyal, Pemerintah Kabupaten Mateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak taktis.
Langkah kongkrit diawali dengan pertemuan koordinasi teknis bersama TVRI Sulawesi Barat yang berlangsung di Kafe & Resto Kilometer Satu (KMS), Topoyo, pada Senin (13/4/2026).
Pertemuan ini menjadi krusial untuk mematangkan infrastruktur transmisi siaran di wilayah “Bumi Manakarra” tersebut.
Strategi Menghadirkan Siaran Tanpa “Semut”
Kepala Dinas Kominfo Mateng, Hajay, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi menjadi mitra strategis untuk menjangkau wilayah pelosok.
”Kami tidak ingin masyarakat hanya mendengar riuhnya saja. Target kami adalah memastikan siaran sampai ke pelosok dengan kualitas gambar jernih dan suara stabil. Pembangunan transmisi ini adalah langkah konkret yang sedang kami pacu,” tegas Hajay.
Pertemuan tersebut membedah berbagai aspek teknis secara mendalam.
Diantaranya pengaturan anggaran agar proyek berjalan efisien, penggunaan teknologi transmisi terbaru agar tahan terhadap gangguan cuaca dan juga target penyelesaian dipastikan sebelum peluit pertama Piala Dunia dibunyikan.
Hajay menambahkan, koordinasi yang matang adalah kunci utama. Mengingat tenggat waktu yang semakin mepet, pihaknya mendorong agar realisasi di lapangan bisa dilakukan dalam waktu dekat guna menghindari kendala teknis di saat-saat terakhir.
Suasana koordinasi berlangsung hangat namun produktif. Sebagai simbol keseriusan kerja sama lintas lembaga ini, pimpinan TVRI Sulbar menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Kominfo Mateng di akhir acara.
Dengan adanya penguatan infrastruktur ini, hambatan akses siaran yang kerap dialami masyarakat Mateng pada ajang-ajang global sebelumnya diharapkan tidak lagi terulang.
Kini, masyarakat Mamuju Tengah bisa bersiap menyambut Piala Dunia dengan optimisme menonton layar jernih tanpa gangguan “bayang-bayang” pada layar televisi.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
