Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Terduga Pelaku Penganiayaan dengan Parang Dibekuk Setelah Tiga Hari Diburu

Terduga Pelaku Penganiayaan dengan Parang Dibekuk Setelah Tiga Hari Diburu

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Mamuju Tengah (Mateng) mengamankan seorang pria berinisial A alias I, warga Desa Lumu, Kecamatan Budong-budong, yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Setelah sempat dicari selama tiga hari, A alias I diamankan di Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 05.30 WITA

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, mengatakan proses pencarian terhadap terduga pelaku sempat mengalami kendala. Pasalnya, yang bersangkutan tidak membawa telepon seluler dan tidak mendatangi rumah keluarga maupun kerabatnya.

“Pelaku ini merasa menyesal dan takut, sehingga tidak pernah datang ke rumah keluarga ataupun kerabatnya. Dia juga tidak membawa alat komunikasi,” kata Arifin saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi. Korban dan terduga pelaku disebut saling mengenal.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi masih melakukan pencarian terhadap senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

“Menurut pelaku menggunakan jenis parang. Saat ini sementara kita tahap pencarian juga barang bukti,” ujar Arifin.

Saat ini, A alias I telah diamankan di Mapolres Mamuju Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih menunggu kondisi korban membaik agar dapat dimintai keterangan.

Keterangan korban nantinya akan menjadi bagian dari bahan penyidik untuk memperjelas kronologi kejadian serta motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Dalam proses hukum ini, polisi masih mendalami penerapan pasal yang dipersangkakan terhadap terduga pelaku, termasuk ketentuan dalam KUHP terkait dugaan penganiayaan dan penggunaan senjata tajam.

Hingga kini, penyidik masih melengkapi pemeriksaan terhadap terduga pelaku, korban, serta barang bukti untuk menentukan konstruksi perkara secara utuh.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil membongkar sepuluh kasus tindak pidana narkotika selama periode April hingga Juni 2026.  Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 17 orang tersangka yang seluruhnya merupakan usia dewasa. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Arie Prayetno, menyampaikan, para tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda. Sebanyak sembilan orang […]

  • Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Seorang warga Desa Bulubonggu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota kepolisian. Terduga pelaku berinisial F, yang diketahui bertugas di Polres Mamuju Tengah (Mateng), diduga melakukan aksi kekerasan tersebut pada Senin (19/1/2026) sore. Kronologi Kejadian Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WITA di sebuah lapangan di Desa […]

  • Nyaris Rudapaksa Anak Tirinya, Pria di Mamuju Ditangkap Polisi

    Nyaris Rudapaksa Anak Tirinya, Pria di Mamuju Ditangkap Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Personel Polsek Sampaga menangkap seorang pria berinisial AR (43) atas dugaan percobaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak tirinya di wilayah Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (23/7/2026). Kapolsek Sampaga, Ipda Hariadi, menyebut pihak kepolisian bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima laporan dari masyarakat. “Personel piket Polsek Sampaga […]

  • Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. ​Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai memimpin Sidang Isbat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam. ​Dalam keterangannya pada pukul 20:39 WITA, […]

  • Akselerasi Pembangunan SDM, Bidang P2KB Resmi Bergabung dengan Dinkes Sulbar

    Akselerasi Pembangunan SDM, Bidang P2KB Resmi Bergabung dengan Dinkes Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) secara resmi mulai berkantor di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (2/1/2026). Mulainya aktivitas kerja ini menandai implementasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru, yang menetapkan penggabungan urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ke dalam Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Penggabungan ini merupakan langkah strategis […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Rante Koppe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa digegerkan dengan penemuan sosok pria dalam keadaan gantung diri di pohon. Identitas korban bernama Obed (69). Diduga pria paruh baya tersebut nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali. Korban ditemukan warga di pohon pada Senin, 29 Desember 2025 sekira pukul 21:00 Wita. […]

expand_less