Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Kadinsos Mateng Laporkan Dugaan Pencurian Sawit ke Polisi

Kadinsos Mateng Laporkan Dugaan Pencurian Sawit ke Polisi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Hj. Nirwanasari Aras, melaporkan dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, pengancaman, dan pencemaran nama baik ke Polres Mamuju Tengah, Rabu (21/10/2026).

Nirwanasari tiba di Mapolres Mateng sekitar pukul 11.35 WITA dengan didampingi empat kuasa hukumnya. Mereka kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mateng di Jalan Aras Tammauni, kawasan KTM Tobadak, untuk menyampaikan laporan.

Empat kuasa hukum yang mendampinginya yakni Apriadi Basri, Jumardi, Raden Ali HR, dan Supardi.

Usai membuat laporan, salah satu kuasa hukum Nirwanasari, Apriadi Basri, mengatakan pihaknya mengajukan dua laporan terpisah kepada kepolisian.

“Laporan pertama terkait dugaan pencurian buah kelapa sawit. Kedua, terkait dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman terhadap klien kami,” kata Apriadi kepada wartawan di Mapolres Mateng.

Menurut Apriadi, laporan dugaan pencurian TBS kelapa sawit ditujukan kepada tiga orang. Sementara laporan terkait dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman ditujukan kepada sejumlah pihak yang dilaporkan.

Ia menjelaskan, dugaan pencemaran nama baik tersebut berkaitan dengan unggahan di media sosial Facebook dan WhatsApp, serta sejumlah pesan suara yang dinilai merugikan Nirwanasari dan keluarganya.

Apriadi menyebut pihaknya telah beberapa kali menyampaikan peringatan terkait persoalan tersebut. Namun, karena tindakan yang dipersoalkan disebut masih berlanjut, pihaknya memutuskan menempuh jalur hukum.

Ia juga menjelaskan bahwa persoalan dugaan pencemaran nama baik tersebut berkaitan dengan perkara dugaan pencurian buah kelapa sawit yang terjadi di wilayah Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.

Pihak pelapor berharap kepolisian menangani kedua laporan tersebut secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan memproses laporan ini sesuai prosedur serta hukum yang berlaku, tanpa memandang siapa yang melapor maupun siapa yang dilaporkan,” ujarnya.

Apriadi menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak yang dilaporkan.

Tim Sulbarupdate.id akan berupaya melakukan upaya konfirmasi ke pihak terlapor.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025. APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda […]

  • Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebuah taktik penipuan yang kian meresahkan dengan mencatut identitas figur pejabat kepolisian di Mamuju, Sulawesi Barat, kembali terulang. Kali ini, aksi kejahatan siber tersebut menyasar nama dan foto profil Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, sebagai alat untuk memuluskan tindak pidana. Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi beberapa kepala desa melalui […]

  • Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, hanguskan lima bangunan, termasuk empat unit rumah warga dan satu unit gereja. Insiden yang terjadi pada Minggu 14 Desember 2025, sekitar pukul 00.30 WITA dini hari ini, kini meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, api pertama kali […]

  • IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026). Koordinator Lapangan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Fahrim, mengatakan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM yang […]

  • Terduga Pelaku Pembacokan Warga Tobadak Masuk DPO, Polisi Masih Diburu

    Terduga Pelaku Pembacokan Warga Tobadak Masuk DPO, Polisi Masih Diburu

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, masih memburu terduga pelaku pembacokan terhadap seorang warga berinisial DJ di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Terduga pelaku kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran Tim Unit […]

  • SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

    SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan setelah sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) disegel oleh sekelompok pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan. Insiden ini tidak hanya menghambat aktivitas belajar mengajar, tetapi juga mengancam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) bagi siswa berkebutuhan khusus yang seharusnya berlangsung pekan ini. Peristiwa penyegelan terjadi […]

expand_less