FGMM Desak Pemprov Sulbar Hentikan Sementara Operasional SPPG Tabulahan
- account_circle Ancha
- calendar_month Sel, 29 Sep 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) Sulawesi Barat mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat segera mengambil langkah menyikapi dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami sejumlah siswa SMPN 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (28/9/2026).
Sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tabulahan.
Ketua FGMM Sulawesi Barat, Fergiawan Rai Zacky, meminta Pemprov Sulbar tidak mengabaikan insiden tersebut dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan serta pengawasan program MBG.
Menurut Fergiawan, kejadian yang menimpa siswa SMPN 1 Tabulahan perlu menjadi perhatian serius, khususnya dalam memastikan keamanan makanan yang didistribusikan kepada peserta didik.
“Kami mendesak Pemprov Sulbar untuk segera menghentikan sementara operasional SPPG Tabulahan selaku penyedia menu MBG sampai proses pemeriksaan dan evaluasi selesai dilakukan,” ujar Fergiawan.
Ia juga mendesak pemerintah melakukan audit terhadap seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Sulawesi Barat. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan standar keamanan dan kelayakan makanan dalam pelaksanaan program MBG.
“Sejauh mana pemerintah melaksanakan tugas dan fungsinya dalam memajukan dunia pendidikan serta menjaga kesejahteraan masyarakat jika dalam proses pengawasan masih terjadi kelalaian,” katanya.
Fergiawan menilai persoalan keamanan makanan dalam program MBG tidak dapat dipandang sebelah mata karena menyangkut kesehatan peserta didik.
Ia mengatakan, FGMM akan terus mengawal penanganan kasus tersebut dan meminta pihak terkait melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada siswa.
“Kami dari FGMM akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan memastikan persoalannya dapat diketahui secara menyeluruh,” tegasnya.(**)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
