Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Warga di sekitar aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar) dibuat resah oleh perubahan warna air sungai yang menghitam sejak Sabtu (8/8/2026) sore.

Penyebab perubahan warna air belum diketahui secara pasti. Kondisi itu menjadi perhatian masyarakat di sekitar aliran sungai.

Apalagi fenomena tersebut terjadi saat musim kemarau. Di mana kebutuhan warga terhadap sumber air semakin penting.

Fungsionaris Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Cabang Mateng Masbur, menduga perubahan warna air tersebut berkaitan dengan limbah dari aktivitas perusahaan pabrik kelapa sawit yang berada di sekitar wilayah aliran sungai.

“Saya menduga ini akibat limbah pabrik sawit yang mengalir langsung ke Sungai Budong-Budong,” kata Masbur saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Menurut Masbur, dugaan tersebut perlu segera ditelusuri oleh instansi berwenang untuk memastikan sumber dan penyebab perubahan warna air sungai.

Ia juga mempertanyakan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah Mamuju Tengah.

Menurut Masbur, aktivitas industri semestinya tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

“Perusahaan ini tidak layak berada di Mamuju Tengah jika hanya datang merusak dan mengambil keuntungan dari daerah,” tegasnya.

Masbur juga mendesak pemerintah daerah, DPRD, dan instansi yang membidangi lingkungan hidup agar turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Sungai Budong-Budong.

“Saya mengharapkan pihak terkait, baik legislatif maupun instansi lingkungan hidup, lebih tegas dalam mengawasi aktivitas perusahaan,” ujarnya.

Ia meminta pemeriksaan dilakukan secara terbuka, termasuk mengambil sampel air apabila diperlukan, sehingga penyebab perubahan warna air dapat diketahui berdasarkan hasil uji dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dugaan keterkaitan dengan limbah perusahaan kelapa sawit juga masih memerlukan pembuktian dari instansi teknis melalui pemeriksaan di lapangan dan pengujian kualitas air.

Hingga berita ini dirilis Tim Sulbarupdate.id, masih melakukan upaya konfirmasi kepada pemerintah daerah Mateng, serta pihak perusahaan terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai kondisi tersebut. (*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan SKPD Tahun Anggaran 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan akan berlangsung selama 5 hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, bertempat di ruang […]

  • Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id — Aksi balapan liar yang berlangsung di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditertibkan aparat kepolisian. Sebanyak 36 unit sepeda motor diamankan dalam penertiban yang dilakukan pada Minggu dini hari, (3/08/2026).  Penertiban tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Polewali Mandar bersama Polsek Tinambung sebagai langkah menjaga keamanan […]

  • SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan, salurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.081 penerima manfaat, Kamis (17/9/2026). Penyaluran menyasar peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat, Muh. […]

  • Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dengan menggencarkan program Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling.  Layanan jemput bola ini dioperasikan secara bergilir di berbagai lokasi strategis di wilayah kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah. Program unggulan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa […]

  • Diduga Truk Bertangki Modifikasi Antre Solar di SPBU Rangas

    Diduga Truk Bertangki Modifikasi Antre Solar di SPBU Rangas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Sebuah truk berwarna merah yang diduga berasal dari luar Kabupaten Majene terlihat mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026). Keberadaan kendaraan tersebut menjadi perhatian sejumlah sopir dan warga. Mereka menduga truk tersebut menggunakan tangki berkapasitas tidak standar atau telah […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

expand_less