Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

  • account_circle Juita
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya.

Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026).

​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus akibat diterjang derasnya arus sungai beberapa waktu lalu.

Minimnya respon dari pemerintah daerah membuat warga mengambil inisiatif meski harus bertaruh nyawa.

​Dalam aksi tersebut, warga bahu-membahu mengangkat dan mengikat batang bambu untuk dijadikan landasan penyeberangan. Bahkan, sejumlah warga rela berendam di tengah arus sungai guna memastikan kekuatan fondasi jembatan sementara tersebut.

​Anre, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan jalan terakhir karena akses tersebut adalah satu-satunya jalur menuju fasilitas publik.

​“Kami sudah lama mengeluh soal jalan ini, tapi tidak pernah ada perhatian serius. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, kami tidak tahu harus bagaimana lagi,” ujar Anre dengan nada kecewa.

​Terputusnya jalan permanen ini membawa dampak sistemik bagi warga Desa Pap-pao.

​Siswa sekolah harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai atau melintasi jembatan bambu yang licin.

​Bahkan evakuasi warga yang sakit menjadi terhambat karena kendaraan tidak dapat melintas.

​Selain itu petani kesulitan mendistribusikan hasil bumi ke pasar, yang memicu kerugian materiil. Kekhawatiran warga memuncak saat musim hujan tiba.

“Kalau hujan deras, air sungai naik dan jembatan bambu ini juga berbahaya dilalui. Tapi kami tidak punya pilihan lain,” tambah warga lainnya.

​Masyarakat Desa Pap-pao menilai Pemerintah Kabupaten Polman terkesan menutup mata terhadap kondisi di wilayah pelosok. Warga pun menagih janji pemerataan pembangunan yang sering digaungkan pemerintah.

​“Kami hanya ingin akses yang layak. Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah turun tangan,” tegas Anre.

Warga mendesak dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan dan membangun jembatan permanen yang kokoh.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait tuntutan dan keluhan warga Desa Pap-pao tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Perkuat Akses Hunian Layak, Salurkan KPRS Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

    BRI Perkuat Akses Hunian Layak, Salurkan KPRS Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempertegas komitmennya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Hingga Desember 2025, BRI tercatat telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perseroan untuk membuka […]

  • Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik 13 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan manajemen UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar. Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur […]

  • Lagi, Perantau Asal Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo

    Lagi, Perantau Asal Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo

    • 0Komentar

    JAYAPURA, Sulbarupdate.id – Kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali memakan korban jiwa. Seorang perantau asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Daniel Datti, ditemukan tewas mengenaskan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Senin (2/2/2026). ​Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang kayu ini menjadi sasaran penyerangan saat berada di lingkungan sekolah. Jenazahnya ditemukan di ruang guru […]

  • BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan adanya mayat mengapung di pantai. Mayat berjenis kelamin pria parubaya itu ditemukan warga di laut. Belum diketahui indentitas mayat ditemukan tersebut. Kabar ini pertama kali diperoleh dari salah satu akun Facebook bernama Ratna, Minggu 21 Desember 2025. Nampak dalam video siaran langsung Ratna itu […]

  • Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Wacana penataan ulang remunerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi diskursus sentral di kalangan pemerintahan saat ini. Meski wacana ini belum final, namun saat ini telah ramai di bahas. Pemerintah kini sedang mematangkan pembahasan mengenai implementasi Skema Single Salary, atau sistem penggajian tunggal yang mengintegrasikan seluruh komponen penghasilan, meliputi gaji pokok dan berbagai […]

  • Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih dalam rapat pengambilan keputusan yang digelar hari ini. Thomas akan menggantikan Juda Agung untuk memperkuat jajaran pimpinan bank sentral. Keputusan ini diambil setelah Thomas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II, menjalani uji kelayakan dan […]

expand_less