Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Usai Saksikan Kekerasan terhadap Ayahnya, 2 Anak di Majene Didorong Segera Dapat Pendampingan

Usai Saksikan Kekerasan terhadap Ayahnya, 2 Anak di Majene Didorong Segera Dapat Pendampingan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Peristiwa kekerasan yang menimpa seorang warga di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Sulawesi Barat,  menyisakan persoalan serius bagi dua orang anak korban yang disebut menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Seorang warga Majene, Muh Arsalin Aras, menyatankan kepada pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan untuk segera memastikan kedua anak tersebut berada dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendapat pendampingan yang memadai setelah menyaksikan langsung peristiwa kekerasan terhadap ayah mereka.

Menurut Arsalin, perhatian terhadap kedua anak tersebut tidak boleh berhenti pada proses penanganan perkara Ayahnya.

Kondisi psikologis anak juga perlu menjadi perhatian karena mereka diduga melihat langsung kekerasan yang dialami oleh Ayahnya.

“Segera pastikan dua orang anak korban tersebut berada di lingkungan yang aman,” kata Muh Arsalin Aras kepada wartawan Sulbar update, Senin (28/9/2026).

Ia meminta dilakukan assesment oleh tenaga profesional, seperti psikolog atau psikiater anak, untuk mengetahui kondisi psikologis kedua anak sekaligus menentukan bentuk pemulihan yang sesuai.

Selain assesment awal, pendampingan psikologis dinilai perlu diberikan secara berkelanjutan. Dalam proses tersebut, orang tua atau pengasuh yang aman dan supportif perlu dilibatkan bersama lembaga yang memiliki kewenangan dalam perlindungan anak.

Arsalin juga mendorong keterlibatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Dinas Sosial (Dinsos) agar kebutuhan perlindungan dan pemulihan kedua anak dapat ditangani secara menyeluruh atau minimal menjadi fasilitator awal.

Menurutnya, anak yang menyaksikan peristiwa kekerasan tidak seharusnya dipaksa berulang kali menceritakan kembali kejadian traumatis yang dialaminya.

“Jangan sampai anak dipaksa untuk berulang kali menceritakan kejadian traumatis yang disaksikannya, oleh pihak atau warga di sekitarnya” ujarnya.

Ia menjelaskan, perhatian khusus perlu diberikan apabila setelah kejadian muncul tanda-tanda seperti gangguan tidur, ketakutan yang berat, perubahan perilaku, menarik diri dari lingkungan, atau gejala lain yang mengganggu keseharian anak.

Jika kondisi tersebut muncul, penanganan oleh tenaga profesional perlu segera diprioritaskan agar anak memperoleh ruang yang aman dsn nyaman untuk menjalani proses pemulihan.

“Tujuannya bukan sekadar menyelesaikan perkara, tetapi memastikan anak tidak membawa luka dari peristiwa yang disaksikannya sepanjang hidup,” kata Arsalin.

Ia menambahkan, pemulihan terhadap kedua anak harus diarahkan pada upaya mengembalikan rasa aman setelah mereka menyaksikan dugaan kekerasan terhadap ayahnya secara langsung.

Pendampingan psikologis maupun psikiatri, apabila berdasarkan assesmen profesional memang diperlukan, diharapkan dapat membantu anak menghadapi dampak psikologis dari peristiwa tersebut.

Arsalin juga menekankan pentingnya memberikan ruang kepada kedua anak untuk pulih tanpa tekanan. Lingkungan keluarga dan orang-orang terdekat diharapkan dapat memberikan rasa aman, dukungan, serta pendampingan yang konsisten selama proses pemulihan.

“Yang terpenting, anak harus merasa aman. Jangan sampai pengalaman kekerasan yang mereka lihat justru menjadi beban psikologis yang mereka bawa hingga dewasa,” tutupnya.

Kasus kekerasan yang terjadi di Desa Maliaya tersebut diharapkan mendapat penanganan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan perlindungan, keamanan, serta kepentingan terbaik bagi anak-anak yang terdampak.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, Sulbarupdate.id — Gelanggang persaudaraan jurnalis se-Asia Tenggara resmi dibuka melalui perhelatan General Assembly (GA) Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) yang berlangsung di Kuala Lumpur, 27–30 April 2026. Forum tertinggi organisasi kewartawanan regional ini menjadi panggung krusial bagi suksesi kepemimpinan sekaligus konsolidasi strategis dalam menjawab tantangan jurnalisme di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Pertemuan […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026). Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per […]

  • Bulgaria Resmi Adopsi Euro, Jadi Anggota ke-21 Zona Euro

    Bulgaria Resmi Adopsi Euro, Jadi Anggota ke-21 Zona Euro

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Bulgaria resmi meninggalkan mata uang Lev dan beralih menggunakan Euro terhitung mulai 1 Januari 2026. Bergabungnya negara Balkan ini menjadikan Bulgaria sebagai anggota ke-21 Zona Euro, sekaligus menambah populasi pengguna mata uang tunggal Eropa menjadi lebih dari 350 juta orang. Momen bersejarah ini dirayakan dengan meriah di ibu kota Sofia. Langkah ini […]

  • Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku. Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa. ​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya […]

  • Bupati Mamasa Lantik Cahyani Octavia Jadi Sekwan, Welem: Jaga Netralitas dan Jangan Menutup Diri

    Bupati Mamasa Lantik Cahyani Octavia Jadi Sekwan, Welem: Jaga Netralitas dan Jangan Menutup Diri

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik Cahyani Octavia sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Mamasa.  Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Kerja Bupati Mamasa pada Jumat (19/06/2026). Seusai pelantikan, Bupati Welem menekankan pentingnya bagi pejabat baru untuk segera beradaptasi dan menjalankan tugas serta tanggung jawab dengan optimal.  Ia mengingatkan […]

  • Sosialisasi LPPD Digelar, Disdikbud Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Data dan Kinerja

    Sosialisasi LPPD Digelar, Disdikbud Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Data dan Kinerja

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nehru Sagena, menghadiri kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026 terhadap LPPD Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 24 Februari 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keseragaman penyusunan […]

expand_less