SPPG Tandukkalua Ballabatu Salurkan MBG untuk 2.468 Penerima Manfaat
- account_circle Hamsah
- calendar_month Kam, 8 Okt 2026
- visibility 37
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tandukkalua Ballabatu bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Mamasa menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.468 penerima manfaat, Kamis, (8 /10/2026).
Penyaluran menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, serta kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (B3) di sejumlah wilayah penerima manfaat.
Kepala SPPG Mamasa Tandukkalua Ballabatu, Yufrayumario, mengatakan penyaluran MBG tersebut melibatkan 48 relawan dan mencakup 38 sekolah atau lembaga penerima manfaat serta kelompok B3 di sembilan wilayah.
“Pada pelaksanaan hari ini, jumlah penerima manfaat mencapai 2.468 orang, yang terdiri dari kelompok pendidikan dan B3,” ujar Yufrayumario.
Berdasarkan data SPPG, penerima manfaat terdiri atas kelompok PAUD/TK/KB/RA/PKBM sebanyak 475 orang, sekolah dasar (SD) sebanyak 974 orang, serta kelompok SMP sebanyak 460 orang.
Sementara itu, kelompok SLB, SMA, dan SMK mencapai 237 penerima manfaat. Adapun kelompok B3 yang tersebar di sembilan wilayah berjumlah 322 orang.
Untuk menu MBG kali ini, SPPG menyediakan nasi, telur ceplok bumbu sate, tempe sambal tomat, tumis jagung dan kol, serta buah apel.
Dari sisi kandungan gizi, porsi besar memiliki energi sekitar 585,3 kilokalori dengan protein 22 gram, lemak 24,4 gram, karbohidrat 85,9 gram, dan serat 1,8 gram.
Sementara porsi kecil mengandung sekitar 500,2 kilokalori, protein 20 gram, lemak 21,6 gram, karbohidrat 69,7 gram, dan serat 1,5 gram.
Khusus untuk ibu hamil dan ibu menyusui, menu memiliki kandungan energi sekitar 675,5 kilokalori dengan protein 24 gram, lemak 24,9 gram, karbohidrat 105,2 gram, dan serat 1,9 gram.
Sedangkan porsi balita mengandung sekitar 383 kilokalori, protein 16,5 gram, lemak 20,6 gram, karbohidrat 45,9 gram, dan serat 1,5 gram.
Yufrayumario menambahkan, pelaksanaan MBG merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi kelompok penerima manfaat, khususnya anak-anak usia sekolah dan kelompok B3.
“Harapannya, pemberian makanan bergizi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat dan mendukung tumbuh kembang anak,” katanya.(***)
- Penulis: Hamsah
- Editor: Tim Redaksi
