SPPG Bambang Salurkan MBG untuk 2.038 Penerima Manfaat
- account_circle Hamsah
- calendar_month Kam, 8 Okt 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar

Proses penyaluran MBG ke penerima manfaat oleh SPPG Bambang Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa, Kamis (8/10/2026). Foto/Istimewa
MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Bambang, Yayasan Pallawa Lipu Grup, kembali melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan penerima manfaat di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Kegiatan pemberian makanan bergizi tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, mulai sekitar pukul 08.30 WITA. SPPG yang beralamat di Desa Bambang itu menyalurkan makanan kepada kelompok penerima manfaat dari satuan pendidikan serta kelompok sasaran 3B.
Kepala SPPG Mamasa Bambang, Askardin, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 47 orang karyawan dalam proses penyiapan dan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
“Pelaksanaan MBG hari ini menyasar penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK hingga SMA, serta kelompok sasaran 3B,” ujar Askardin.
Berdasarkan data SPPG Mamasa Bambang, penerima manfaat dari satuan pendidikan mencakup 26 sekolah dengan total 1.265 peserta didik dan 337 guru serta tenaga kependidikan.
Sementara itu, kelompok sasaran 3B terdiri atas 33 ibu hamil, 262 balita dan 101 ibu menyusui yang tersebar pada delapan posyandu.
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 1.998 orang. Selain itu, terdapat 38 orang yang mengikuti uji organoleptik serta dua sampel makanan untuk pemeriksaan.
Menu yang disalurkan pada kegiatan tersebut terdiri atas nasi putih, telur ceplok sambal, tempe orek, tumis buncis jagung dan buah apel.
Dari sisi kandungan gizi, porsi besar menu tersebut mengandung sekitar 711,6 kilokalori energi, 26 gram protein, 24 gram lemak, 102 gram karbohidrat dan 4,3 gram serat.
Sedangkan porsi kecil mengandung sekitar 436,9 kilokalori energi, 19,1 gram protein, 17,4 gram lemak, 54 gram karbohidrat dan 3,2 gram serat.
Askardin menambahkan, pelaksanaan MBG tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan makanan penerima manfaat, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan memiliki komposisi gizi sesuai kebutuhan sasaran.
“Menu disiapkan dengan memperhatikan kandungan gizi dan kebutuhan penerima manfaat. Kami berharap makanan yang diberikan dapat mendukung pemenuhan gizi anak-anak maupun kelompok sasaran lainnya,” katanya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Askardin didampingi tenaga ahli gizi Haryuni Marfenni, serta staf ahli akuntan Jerni Ketnita.
Program MBG tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan yang terukur bagi peserta didik, ibu hamil, balita dan ibu menyusui di wilayah Kecamatan Bambang.(***)
- Penulis: Hamsah
- Editor: Tim Redaksi
