Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

MAMBI, Sulbarupdate.id — Perjuangan warga Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, bersama personil Polsek Mambi, evakuasi seorang lansia berusia 85 tahun sejauh kurang lebih 8 kilometer menjadi potret buram sulitnya akses pelayanan dasar bagi masyarakat pelosok.

Sania, warga Dusun Sambaho, harus ditandu secara manual oleh warga setelah mengalami kondisi kesehatan yang tiba-tiba menurun disertai muntah-muntah pada Senin (10/8/2026) sore.

Keluarga dan warga bersama aparat kemudian berupaya membawa Sania ke fasilitas kesehatan. Namun, ambulans tidak dapat menjangkau lokasi tempat tinggalnya lantaran kondisi jalan yang buruk dan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Warga akhirnya menggunakan tandu untuk membawa Sania menuju titik yang bisa dijangkau kendaraan. Secara bergantian, mereka memikul tandu melewati medan yang sulit.

Perjalanan tersebut memakan waktu sekitar tiga jam dengan jarak kurang lebih 8 kilometer. Sania akhirnya tiba di Maerang, Kelurahan Talippuki.

Dari lokasi itu, ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Mambi untuk mendapatkan penanganan medis.

Proses evakuasi turut dipantau dan dikawal personel Polsek Mambi, yakni Aipda Hendra Sapri dan Bripka Muh. Nur Alam selaku Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Mambi, IPDA Riswandi, mengatakan pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera tiba di fasilitas kesehatan.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana keterbatasan infrastruktur jalan masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok.

Bagi warga di daerah terpencil, jalan yang tidak memadai bukan sekadar persoalan mobilitas. Dalam situasi darurat, buruknya akses dapat menjadi penghambat ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan dengan segera.

Perjalanan Sania sejauh 8 kilometer dengan tandu menunjukkan bahwa akses menuju pelayanan dasar bagi sebagian warga masih harus ditempuh dengan perjuangan yang tidak ringan.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Terus Meluas di Gunung Rewata Majene

    Api Terus Meluas di Gunung Rewata Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Rewata, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus meluas.  Kobaran api yang terlihat dari kejauhan memicu kekhawatiran masyarakat karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari ruas Jalan Poros Trans Sulawesi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak awal kejadian, petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk […]

  • Aksi Heroik Personil Basarnas Mamuju Selamatkan Lansia dari Kepungan Asap Api di Mamasa

    Aksi Heroik Personil Basarnas Mamuju Selamatkan Lansia dari Kepungan Asap Api di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kepulan asap tebal dan kobaran api melanda kawasan hutan di Dusun Pamumbun, Desa Bubunbatu, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, nyaris membuat seorang perempuan lanjut usia (Lansia) terperangkap di rumahnya. Perempuan bernama Martha, 80 tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah rumahnya berada sangat dekat dengan titik kebakaran. Momen evakuasi tersebut berlangsung dramatis. Di […]

  • BREAKING NEWS: Bocah Asal Mamasa Diduga Tertembak Senapan Angin pada Bagian Kepala

    BREAKING NEWS: Bocah Asal Mamasa Diduga Tertembak Senapan Angin pada Bagian Kepala

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah kabar duka yang menyayat hati hebohkan jagat Maya Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang anak asal Kecamatan Bambang, dikabarkan jadi korban insiden tembakan senapan angin hingga mengenai pada bagian kepala. Kabar tak sedap ini diperoleh Tim Sulbarupdate.id, melalui unggahan sosial media Facebook bernama Aldes Silele, Senin (4/05/2026). Dalam postingan itu menjelekkan […]

  • BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor dilaporkan menerjang rumah warga di Desa Rantelemo, Kecamatan Bambang, Kebupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sedikitnya dua unit rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertimbun material tanah. Kejadian bencana longsor ini diakibatkan intensitas curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore […]

  • Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sat Narkoba Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil ungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.  Delapan tersangka berhasil diamankan polisi. Satu diantaranya merupakan perempuan asal Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).  Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni saset plastik diduga narkoba dan peralatan alat pengisap lainnya.  Pengungkapan kasus […]

  • Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan. ​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman […]

expand_less