Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

  • account_circle Akbar
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id, — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat untuk usut dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga tidak sesuai peruntukan dalam pengerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar. Ia meminta dugaan penggunaan BBM pada operasional alat berat di lokasi proyek diperiksa untuk memastikan sumber dan peruntukan bahan bakar yang digunakan.

“Kami menduga serta mencermati adanya dugaan penggunaan BBM Solar yang tidak sesuai peruntukan atau indikasi penggunaan solar bersubsidi/ilegal dalam pengerjaan fisik proyek Sekolah Rakyat di Sulbar,” kata Akbar.

Menurutnya, proyek yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan dan kepentingan masyarakat harus dilaksanakan dengan tata kelola yang transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PKC PMII Sulbar meminta Polda Sulbar dan Kejaksaan Tinggi Sulbar melakukan penelusuran terhadap dugaan tersebut, termasuk memeriksa pihak kontraktor pelaksana, penanggung jawab lapangan, serta pihak terkait lainnya.

Pemeriksaan, kata Akbar, penting dilakukan untuk mengetahui asal-usul BBM yang digunakan dalam operasional alat berat serta memastikan tidak terdapat penyalahgunaan BBM bersubsidi dalam kegiatan proyek.

Selain kepada APH, PKC PMII Sulbar juga mendesak Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat melakukan pengawasan dan menindaklanjuti apabila terdapat laporan mengenai dugaan maladministrasi atau lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami meminta APH dan Ombudsman Sulbar turun melakukan pengawasan agar persoalan ini bisa terang dan tidak menimbulkan dugaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Akbar menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghakimi pihak tertentu. Menurutnya, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang.

“Jika memang ditemukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai ketentuan hukum. Namun jika tidak terbukti, hal itu juga harus disampaikan secara terbuka kepada publik,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai dugaan penggunaan BBM solar pada proyek Sekolah Rakyat tersebut. (*)

  • Penulis: Akbar
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Majene Mengeluh Ngaku Sulit Dapat BBM, Begini Respon SPBU Rangas 

    Nelayan Majene Mengeluh Ngaku Sulit Dapat BBM, Begini Respon SPBU Rangas 

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Sejumlah nelayan di Kabupaten Majene mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan melaut. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas nelayan yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM sebagai bahan bakar perahu. Keluhan muncul setelah pihak SPBU Rangas memberlakukan pembatasan sementara terhadap pengisian BBM menggunakan jerigen. Kebijakan tersebut membuat sebagian nelayan […]

  • China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    • 0Komentar

    NASIONAL, Sulbarupdate.id – Harapan manusia (ms) untuk hidup jauh melampaui satu abad kini memasuki babak baru. Lonvi Biosciences, sebuah startup biosains asal Shenzhen, China, mengklaim telah mengembangkan “pil panjang umur” yang diproyeksikan mampu membuat manusia bertahan hidup hingga usia 150 tahun. Bahan utama obat revolusioner ini mengandalkan konsentrasi Procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul khusus yang […]

  • Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah. Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan […]

  • Stok Bio Solar Habis di SPBU Babana, Antrean Kendaraan Sempat Mengular

    Stok Bio Solar Habis di SPBU Babana, Antrean Kendaraan Sempat Mengular

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Babana, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, dilaporkan habis pada Minggu (13/9/2026). Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan pengguna Solar sempat terjadi dalam dua hari terakhir. Pihak SPBU menyebut persediaan Bio Solar yang diterima dari Pertamina belum […]

  • Tak Bisa Memilih Nasib, Masih Bisa Memilih Sikap

    Tak Bisa Memilih Nasib, Masih Bisa Memilih Sikap

    • 0Komentar

    Oleh: Arwin Rahman, S.H. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa.   SULBARUPDATE.ID- Manusia modern sering dibesarkan dengan ilusi bahwa kebebasan berarti kendali penuh atas hidup. Kita diajari merencanakan masa depan, mengukur keberhasilan dengan grafik naik, dan menganggap kegagalan sebagai kesalahan teknis yang bisa diperbaiki. Namun hidup, dengan selera humornya yang kadang kejam, sering membuktikan sebaliknya. Penyakit […]

  • Sejumlah ASN Mamuju Tengah Disorot, Bersantai Saat Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung

    Sejumlah ASN Mamuju Tengah Disorot, Bersantai Saat Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026), diwarnai pemandangan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi sorotan. Saat upacara berlangsung, sejumlah ASN tampak tidak berada di barisan peserta. Mereka terlihat memilih berteduh di sejumlah titik di sekitar lokasi upacara, mulai […]

expand_less