Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Diduga Truk Bertangki Modifikasi Antre Solar di SPBU Rangas

Diduga Truk Bertangki Modifikasi Antre Solar di SPBU Rangas

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Sebuah truk berwarna merah yang diduga berasal dari luar Kabupaten Majene terlihat mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026).

Keberadaan kendaraan tersebut menjadi perhatian sejumlah sopir dan warga. Mereka menduga truk tersebut menggunakan tangki berkapasitas tidak standar atau telah dimodifikasi.

Dugaan itu muncul di tengah keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh solar, khususnya bagi warga yang menggunakan BBM tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk sektor pertanian, perikanan, dan usaha lainnya.

Salah seorang sopir yang merekam keberadaan kendaraan tersebut mempertanyakan penyaluran solar di SPBU. Menurutnya, masyarakat lokal masih kesulitan mendapatkan BBM ketika stok di SPBU cepat habis.

“Inimi yang habis-habisi solar di Majene. Kami asli Majene susah mendapatkan dan di SPBU cepat habis,” ujarnya.

Para sopir berharap distribusi solar bersubsidi mendapat pengawasan lebih ketat, terutama terhadap kendaraan yang diduga memiliki kapasitas tangki tidak sesuai standar.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait memastikan setiap kendaraan yang melakukan pengisian solar telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sejumlah sopir bahkan meminta Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Totok Suharyanto memberikan perhatian terhadap persoalan distribusi solar di Kabupaten Majene yang mereka nilai telah berlangsung cukup lama.

“Kami berharap Kapolda Sulbar turun tangan melihat langsung persoalan BBM di Majene,” kata seorang sopir.

Sementara itu, Manajer SPBU Rangas, Ilham, saat dikonfirmasi Sulbarupdate melalui WhatsApp menjelaskan bahwa stok solar pada Senin siang dalam kondisi terbatas.

“Karena tadi siang itu sisa solar emergency stok,” tulis Ilham.

Terkait kendaraan yang terlihat mengantre dan melakukan pengisian, Ilham mengatakan pelayanan dilakukan berdasarkan ketentuan Pertamina. Ia menyebut setiap transaksi tercatat dalam sistem sehingga penyaluran dapat dipantau.

“Walaupun mobil tersebut masuk mengisi, tetap yang dilayani sesuai aturan Pertamina karena terbaca setiap transaksi di Pertamina. Kita dipantau per transaksi,” jelasnya.

Namun, mengenai dugaan penggunaan tangki modifikasi pada kendaraan tersebut, persoalan itu masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

Karena itu, asal kendaraan, kapasitas tangki, tujuan pengisian, serta kesesuaian kendaraan dengan ketentuan penerima solar bersubsidi perlu diklarifikasi melalui pemeriksaan resmi.

Masyarakat berharap pengawasan distribusi solar tidak hanya dilakukan melalui pencatatan transaksi, tetapi juga melalui pemeriksaan langsung apabila ditemukan kendaraan yang diduga menggunakan tangki tidak standar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun aparat penegak hukum terkait dugaan tersebut.(***)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pemangkasan Anggaran Media, RDP DPRD Jeneponto Berlangsung Alot

    Dugaan Pemangkasan Anggaran Media, RDP DPRD Jeneponto Berlangsung Alot

    • 0Komentar

    JENEPONTO – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Jeneponto bersama puluhan jurnalis pada Rabu (28/1) berakhir memanas. Pertemuan tersebut menyoroti dugaan “penyunatan” anggaran publikasi media di Sekretariat DPRD Jeneponto tahun anggaran 2026 yang dinilai tidak transparan. Ketegangan bermula saat terungkap bahwa dari sekian banyak media yang menjalin kemitraan, hanya empat media yang […]

  • Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

    Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan program ketahanan pangan sektor peternakan di Desa Lemba Hada, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), disorot warga. Program yang sedianya dicanangkan melalui Dana Desa (DDs) Tahun Anggaran 2025 tersebut menuai polemik di tingkat akar rumput lantaran progres di lapangan dinilai belum menunjukkan realisasi fisik yang signifikan. ​Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah […]

  • Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Koordinator Forum Masyarakat Mamasa, Taufik Rama Wijaya, melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR yang diduga bermasalah di sejumlah unit Bank Rakyat Indonesia di Kabupaten Mamasa. Sorotan tersebut tertuju pada Unit BRI Mamasa, Unit BRI Sumarorong, dan Unit BRI Mambi yang dinilai perlu segera diperiksa secara serius […]

  • SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    • 0Komentar

    Oleh: Muchtadin Al Attas,S.H.,M.H (Ketua Pusat Studi Antikorupsi dan Kebijakan Hukum Unsulbar) KEMARIN, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, KPK merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025. Namun, angka bisa menipu. Itulah pesan utama dari hasil SPI di Sulawesi Barat. Di atas kertas, skor integritas daerah ini tampak meningkat, seolah-olah birokrasi mulai berbenah. Tetapi […]

  • Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

    Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

    • 0Komentar

    PADANG, Sulbarupdate.id – Deru mesin Lamborghini dan kilau Richard Mille di pergelangan tangan Basrizal Koto hari ini adalah kontras yang tajam dari masa lalunya yang kelam. Pria yang akrab disapa “Babeh Basko” ini bukan sekadar potret Crazy Rich biasa melainkan ia adalah manifestasi dari keteguhan yang lahir dari rasa lapar. Lahir di Pariaman, Sumatera Barat […]

  • Dari Yayasan Pallawa Lipu Melalui SPPG Mehalaan, 2.081 Penerima Manfaat Nikmati MBG 

    Dari Yayasan Pallawa Lipu Melalui SPPG Mehalaan, 2.081 Penerima Manfaat Nikmati MBG 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mamasa Mehalaan Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, laksanakan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Penyaluran menyasar 2.081 penerima manfaat yang tersebar pada satuan pendidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B—balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, Kamis (24/9/2026). Kepala SPPG Mamasa Mehalaan […]

expand_less