Breaking News
light_mode
Beranda » Korupsi » Isu Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp700 Juta, Rektor STT Arastamar Mamasa Buka Suara

Isu Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp700 Juta, Rektor STT Arastamar Mamasa Buka Suara

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Rektor Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, Aris Rimbe, akhirnya memberikan tanggapan terkait isu dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2022. 

Ia membenarkan adanya kucuran anggaran dari APBD Kabupaten Mamasa sebesar Rp700 juta yang mengalir ke lembaga perguruan tinggi yang dipimpinnya.

​Meskipun membenarkan keberadaan bantuan tersebut, Aris enggan berkomentar lebih jauh mengenai detail penggunaan anggaran maupun tuduhan penyelewengan yang berkembang. 

Saat ditemui di Tatoa, Kecamatan Mamasa, ia menyerahkan sepenuhnya kejelasan perkara ini kepada pihak kepolisian.

​Aris mengungkapkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Mamasa sebanyak empat kali untuk menjalani pemeriksaan. 

Oleh karena itu, ia mengarahkan awak media untuk mengonfirmasi perkembangan kasus tersebut langsung ke markas kepolisian setempat demi mendapatkan informasi yang akurat.

​Terkait peruntukan dana hibah sebesar Rp700 juta tersebut, Aris menjelaskan secara singkat bahwa anggaran difungsikan untuk biaya operasional kampus serta pembangunan fisik gedung. 

Ia menegaskan tidak bermaksud menghindar dari awak media, melainkan memilih membatasi pernyataan karena proses hukum sedang berjalan.

Dari pengakuan Aris, dari empat kali panggilan oleh penyidik Polres Mamasa, kasus tersebut telah terperiksa sejak Februari 2026 dan telah memenuhi panggilan pihak penyidik sebanyak empat kali. 

“Saya sudah empat kali diperiksa penyidik atas kasus ini, ” singkatnya, saat dijumpai di Tatoa, Selasa (4/8/2026). 

​Sebelumnya diberitakan, pengalokasian dana hibah ini menuai sorotan tajam dari aktivis pegiat anti korupsi Marthen Ma’dika.

Marthen Ma’dika, menyatakan telah menemukan indikasi kuat adanya manipulasi dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) bantuan tersebut.

​Marthen menduga LPJ yang diserahkan bersifat fiktif karena dilaporkan tidak ada aktivitas pembangunan fisik bangunan yang benar-benar direalisasikan oleh pihak STT Arastamar Mamasa. 

Bahkan, pengelola kampus diduga menggunakan dokumentasi fasilitas milik instansi atau sekolah lain untuk melengkapi dokumen pertanggungjawaban. 

Atas temuan ini, ia mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas dan mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat.(*) 

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial, Dinas PUPR Majene Hadiri Maulid Nabi 1448 H

    Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial, Dinas PUPR Majene Hadiri Maulid Nabi 1448 H

    • 0Komentar

    MAJENE, Subarupdate.id  — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene turut menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Majene bersama sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan serta kemasyarakatan, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Jalan Tenno Heiko, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, tersebut mengangkat tema […]

  • HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat menjadi momentum refleksi bagi Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulbar. PKC PMII Sulbar menilai pembangunan di daerah tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan, terutama pemerataan pembangunan, ketersediaan lapangan kerja, serta pemenuhan hak dasar masyarakat. Ketua Bidang Hukum, HAM dan Advokasi Kebijakan Publik […]

  • Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    • 0Komentar

    MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergerak cepat dalam merampungkan pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Langkah ini diambil guna memastikan program kerja tahun anggaran berjalan dapat segera dieksekusi tanpa kendala administratif. Andi Zulkifly menegaskan bahwa kelengkapan administrasi merupakan syarat mutlak sebelum DPA ditandatangani. […]

  • SKB Mamasa Gelar Pelatihan Tahu-Tempe

    SKB Mamasa Gelar Pelatihan Tahu-Tempe

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan terus dilakukan di Kabupaten Mamasa. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan pengolahan pangan yang digelar Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mamasa bekerja sama dengan Pemerintah Desa Buntubuda. Kali ini, puluhan perempuan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Mamasa mengikuti pelatihan pembuatan tahu dan tempe yang berlangsung […]

  • IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026). Koordinator Lapangan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Fahrim, mengatakan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM yang […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

expand_less