Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dituding Tahu Bantuan Dana Hibah STT Arastamar Rp 700 Juta, Sekda Mamasa:”Itu Masa Transisi”

Dituding Tahu Bantuan Dana Hibah STT Arastamar Rp 700 Juta, Sekda Mamasa:”Itu Masa Transisi”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Muh. Syukur akhirnya angkat bicara perihal bantuan dana hibah Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2022.

Nama Muh. Syukur terseret lantaran disebut-sebut mengetahui proses penganggaran dan pencairan dana APBD tersebut saat dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mamasa.

​Tudingan tersebut sebelumnya diperkuat oleh pernyataan mantan Kadisdikbud Mamasa, Rusli, serta Kasubag Program Disdikbud, Bunar, yang menyebut anggaran tersebut sudah terprogram sejak kepemimpinan Muh. Syukur.

Keterkaitan Sekda Mamasa, disebut-sebut mengetahui proses pencairan dana tersebut, lantaran saat itu dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Hal itu juga sejalan dengan penyampaian Rusli, mantan Kepala Disdikbud yang ia gantikan pada tahun 2022 lalu.

Rusli mengatakan bahwa dana itu sudah terploting di Disdikbud Mamasa, sebelum ia menjabat sebagai kepala dinas.

“Waktu saya menjabat kepala dinas, anggarannya sudah ter plot. Artinya memang sudah ada sebelum saya menjabat,” beber Rusli, yang juga dikonfirmasi baru-baru ini.

Hal itu juga dipertegas Kasubag Program Disdikbud Mamasa, Bunar, bahwa saat anggaran itu terprogram, Kepala Disdikbud Mamasa masih dijabat Muh. Syukur.

Menanggapi itu, Sekda Mamasa, Muh. Syukur, mengatakan bahwa saat anggaran tersebut termuat pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), kepemimpinan di Disdikbud Mamasa dalam kondisi transisi.

Menurutnya, saat itu Kepala Disdikbud Mamasa dijabat oleh Sekretaris Disdikbud, Tutug Widodo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

“Saat itu masa transisi, jadi kepala dinas dijabat Pak Tutug, sebagai pelaksana tugas,” ungkapnya, ditemui diruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).

Denga begitu, menurut Sekda, penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dilakukan oleh Tutug Widodo.

“Jadi hasil konfirmasi pak Tutug, dia hanya menandatangani NPHD, selanjutnya, pencairannya melalui rekening pihak yayasan sebagai penerimaan,” beber Sekda.

Hal tersebut dibenarkan Tutug Widodo, yang saat ini Plt Inspektorat, dia mengatakan, dirinya hanya sebatas menandatangani NPHD.

“Kalau proses pencairan itu dilakukan di BPKD, melalui rekening penerima,” ungkapnya.

Tutug tak menampik, pada proposal permohonan bantuan itu, ditujukan untuk pembangunan gedung STT Arastamar. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

    Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

    • 0Komentar

    TEHERAN, SULBARUPDATE.ID – Januari 2026, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan penambahan sanksi ekonomi oleh Washington, penguatan kehadiran militer Amerika di kawasan Timur Tengah, serta tekanan politik dari sekutu-sekutunya. Situasi ini memperlihatkan pola lama: pendekatan koersif Amerika Serikat yang mendorong Iran pada posisi defensif untuk melindungi kedaulatan […]

  • SPPG Mehalaan Mamasa, Salurkan MBG ke 2.073 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Mamasa, Salurkan MBG ke 2.073 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebanyak 2.073 penerima manfaat mendapatkan Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Selasa (8/9/2026). Penyaluran MBG menyasar anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program MBG ini […]

  • Prabowo Targetkan Perluasan Beasiswa, Baru 1,1 Juta Mahasiswa Tercover, Kebijakan Dirumuskan Ulang

    Prabowo Targetkan Perluasan Beasiswa, Baru 1,1 Juta Mahasiswa Tercover, Kebijakan Dirumuskan Ulang

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan tinggi secara masif bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil guna mengejar ketimpangan antara jumlah total mahasiswa dengan realisasi penerima bantuan pendidikan yang ada saat ini. Dalam Taklimat Presiden RI bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2026 di Istana […]

  • IPMAPUS Sulbar Desak Polda Bongkar Aktor Mafia Migas

    IPMAPUS Sulbar Desak Polda Bongkar Aktor Mafia Migas

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat melontarkan kritik keras terhadap penanganan kasus dugaan mafia migas subsidi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat. Organisasi mahasiswa ini menilai penyidikan terkesan jalan di tempat dan hanya menyentuh pelaku di tingkat lapangan. ​Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, menyatakan adanya kejanggalan dalam proses hukum yang […]

  • Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berang terhadap sikap PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) sebanyak dua kali berturut-turut. DPRD kini membuka opsi pemanggilan paksa hingga rekomendasi penghentian sementara perizinan terhadap pengembang tersebut. Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Muzakkar, menegaskan bahwa […]

  • Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Beredar unggahan melalui pamflet berisi desakan kepada Polres Mamasa untuk memeriksa seorang oknum sopir dinas berinisial S mendadak ramai di media sosial Facebook. Pamflet tersebut diunggah oleh akun Peserta Anonim di grup Facebook WARKOP to MAMASA, pada Minggu (9/8/2026). Dalam pamflet itu, terpampang tulisan berukuran besar mendesak Polres Mamasa memeriksa sopir Ibu […]

expand_less