Bupati Mamasa Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan
- account_circle Ancha
- calendar_month Ming, 11 Okt 2026
- visibility 68
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Penegakan hukum dinilai penting untuk menekan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang.
Permintaan itu disampaikan Welem dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Mamasa, Minggu (11/10/2026) malam.
Ia menilai, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman, tetapi juga harus disertai langkah pencegahan dan penindakan terhadap pelaku.
“Ini sudah meresahkan. Kalau memang ada yang membakar, saya minta aparat penegak hukum mengamankan pelakunya,” tegas Welem.
Dalam rapat tersebut, aktivitas manusia disebut berkaitan dengan sekitar 90 persen kejadian karhutla. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena kebakaran masih terjadi meskipun upaya penanganan di lapangan terus dilakukan.
Welem menegaskan, pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah kebakaran serupa kembali terjadi.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mamasa, Drones Madika, mengatakan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan.
“Kami sementara melakukan penyelidikan. Jika ada masyarakat yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran hutan, akan ditindak tegas,” ujar Drones.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan. Selain berpotensi memperluas kebakaran, tindakan tersebut dapat berujung pada proses hukum apabila memenuhi unsur tindak pidana.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait turut mengharapkan keterlibatan masyarakat dalam mencegah karhutla. Warga diminta tidak membakar lahan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.
Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mengendalikan kebakaran serta melindungi lingkungan di Kabupaten Mamasa.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
