Bupati Mamasa Dorong Dapur MBG Diperluas hingga Wilayah Terpencil
- account_circle Whelson
- calendar_month Sel, 29 Sep 2026
- visibility 94
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) RI memperluas pembangunan atau…
MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) RI memperluas pembangunan atau pengaktifan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mendekati wilayah desa-desa terpencil.
Bupati Mamasa Welem Sambolangi menilai kondisi geografis dan akses jalan di sejumlah wilayah menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program MBG, khususnya untuk menjangkau anak-anak yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
Menurut Welem, jarak distribusi yang jauh dan kondisi jalan yang kurang baik dapat meningkatkan risiko dalam proses pengantaran makanan. Karena itu, diperlukan pola pelayanan yang menyesuaikan kondisi geografis Mamasa.
“Jaraknya sangat jauh, ditambah kondisi jalan yang buruk, tentu risikonya semakin besar. Karena itu, kita perlu mencari pola pelayanan yang lebih ideal,” kata Welem.
Ia mengusulkan agar dapur MBG dibangun atau diaktifkan di lokasi yang lebih dekat dengan wilayah sasaran, terutama desa-desa yang berada di kawasan terpencil.
Dengan jarak pelayanan yang lebih pendek, menurutnya, proses penyiapan dan distribusi makanan dapat dilakukan secara lebih efisien.
Hal tersebut diharapkan dapat mendukung ketepatan waktu serta menjaga kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.
“Harapan kami, anak-anak di pelosok tidak lagi hanya mendengar tentang MBG, tetapi benar-benar merasakannya. Jangan sampai kondisi geografis menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan makanan bergizi,” ujarnya.
Welem juga menyampaikan bahwa Pemkab Mamasa siap berkolaborasi dengan BGN dalam mencari pola pelaksanaan MBG yang sesuai dengan karakteristik wilayah Mamasa.
Ia berharap program tersebut dapat menjangkau anak-anak di wilayah yang memiliki tantangan akses, termasuk kawasan yang menjadi perhatian pemerintah dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
“Kami meminta kepada BGN agar dapat berkolaborasi dengan Pemda dalam pelaksanaan MBG di Mamasa. Mari kita hadirkan program ini sampai ke anak-anak yang paling membutuhkan, terutama dalam upaya menangani stunting dan kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.(***)
- Penulis: Whelson
- Editor: Hamsah
