BREAKING NEWS: Air Sungai Mamasa Mendadak Hitam Pekat
- account_circle Ancha
- calendar_month Sel, 13 Okt 2026
- visibility 93
- comment 0 komentar

Tangkapan layar rekaman video warga kondisi Sungai Mamsa, yang tiba-tiba berubah warna jadi hitam pekat pada Selasa (13/10/2026). Foto / Taufik Rama Wijaya
MAMASA, Sulbarupdate.id – Air Sungai Mamasa yang biasanya keruh mendadak berubah menjadi hitam pekat pada Selasa (13/10/2026).
Penampakan itu terlihat oleh warga di jembatan di Malakbo, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, (Sulbar).
Perubahan warna air tersebut menarik perhatian warga yang melintas di kawasan itu.
Seorang warga setempat, Taufik Rama Wijaya, mengatakan perubahan warna air sungai tersebut terjadi secara tiba-tiba.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan, terlebih saat ini wilayah Mamasa sedang memasuki musim kemarau.
Berdasarkan video yang dikirimkan Rama Wijaya kepada Sulbarupdate.id, dan sejumlah grup WhatsApp, air sungai di sekitar Jembatan Malakbo, yang berada di persimpangan poros Mamasa–Polewali Mandar–Mamuju, tampak berwarna gelap kehitaman.
Pada permukaan air juga terlihat gelembung-gelembung kecil berwarna putih.
Rama menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mamasa, untuk memastikan penyebab perubahan warna air tersebut.
“Ini tiba-tiba terjadi. Takutnya ini air limbah, tapi tentu yang lebih paham adalah yang ahli di bidang itu,” ujar Rama saat dikonfirmasi Sulbarupdate.id.
Meski demikian, penyebab perubahan warna air Sungai Mamasa tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada hasil pemeriksaan yang dapat memastikan apakah kondisi itu berkaitan dengan pencemaran atau faktor lainnya.
Karena itu, pemeriksaan langsung dan pengujian kualitas air oleh instansi berwenang diperlukan untuk mengetahui penyebab perubahan tersebut sekaligus memastikan kondisi sungai tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DLH Kabupaten Mamasa terkait perubahan warna air Sungai Mamasa tersebut.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
