Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Proyek Pelabuhan Mamuju Disorot Aktivis

Proyek Pelabuhan Mamuju Disorot Aktivis

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Proyek Replacement Dermaga Pelabuhan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan nilai kontrak disinyalir berkisar Rp39,64 miliar mendapat sorotan dari Aliansi Aktivis Sulbar.

Kelompok tersebut mempertanyakan progres pekerjaan dan meminta adanya pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Proyek yang dikelola Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju itu disebut menggunakan anggaran APBN melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dengan nilai Rp39.641.355.306.

Koordinator Aliansi Aktivis Sulbar, Akbar, dalam pernyataan tertulisnya menyebut masa pelaksanaan pekerjaan diduga telah berakhir, sementara pekerjaan fisik di lapangan dinilai belum sepenuhnya rampung.

Selain persoalan waktu pelaksanaan, Aliansi Aktivis Sulbar juga mempertanyakan kesesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan dengan dokumen kontrak. Mereka meminta dugaan tersebut diperiksa secara teknis melalui audit atau pemeriksaan independen.

“Berdasarkan temuan awal kami, ada indikasi ketidaksesuaian pada bobot dan volume struktur bangunan utama dermaga. Karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan kontrak dan standar yang ditetapkan,” kata Akbar.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus mengetahui apakah terdapat kerugian negara apabila nantinya ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek.

Aliansi Aktivis Sulbar menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait. Pertama, meminta Kementerian Perhubungan mengevaluasi pelaksanaan proyek dan kinerja satuan kerja perhubungan laut di daerah.

Kedua, mereka meminta dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli independen terhadap struktur fisik dermaga. Terkait permintaan pemutusan kontrak, hal tersebut menurut mereka perlu dilakukan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ketiga, Aliansi meminta lembaga berwenang menjatuhkan sanksi sesuai aturan kepada perusahaan pelaksana, PT Tirai Mega Utama, termasuk kemungkinan sanksi daftar hitam apabila terbukti melakukan pelanggaran yang memenuhi ketentuan.

Keempat, mereka mendorong aparat penegak hukum, yakni Polda Sulawesi Barat dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, melakukan penelusuran apabila terdapat bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Aliansi Aktivis Sulbar menegaskan akan mengawal persoalan tersebut dan menyatakan siap menyampaikan laporan resmi kepada aparat penegak hukum apabila menemukan bukti yang dianggap cukup.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari UPP Kelas III Mamuju maupun PT Tirai Mega Utama terkait tudingan dan tuntutan yang disampaikan Aliansi Aktivis Sulbar.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Sulbarupdate.id, hingga kini belum berhasil.(**)

  • Penulis: sulbarupdate
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Niat tulus para siswa di pelosok Kabupaten Mamasa untuk mengenyam bangku pendidikan harus berbenturan dengan realita pahit. SDN 007 Botteng yang terletak di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, kini menjadi sorotan setelah dilaporkan meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi. Hal ini terjadi pada Kamis 12 February 2026. ​Kondisi […]

  • Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MA (9) di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras saat sedang asyik memancing di saluran irigasi, Kamis pagi (14/5/2026) sekira pukul 07:30 wita. ​Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, peristiwa bermula ketika korban bersama dua […]

  • Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id –  Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi memperkenalkan Program Studi Ilmu Aktuaria di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Langkah ini diambil untuk mencetak calon aktuaris yang kompeten di tengah pesatnya perkembangan industri asuransi dan manajemen risiko di Indonesia. Ilmu Aktuaria merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan matematika, statistika, dan teori […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

  • SMM Tagih Janji Jokowi, Desak Kaesang Kawal Pembangunan Pasar Rakyat Mamasa

    SMM Tagih Janji Jokowi, Desak Kaesang Kawal Pembangunan Pasar Rakyat Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Organisasi kepemudaan Sinergi Muda Mamasa (SMM) melayangkan desakan keras kepada Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, untuk menuntaskan pembangunan Pasar Rakyat di Mamasa. Proyek tersebut merupakan janji langsung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang hingga kini dinilai jalan di tempat. Aspirasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Pembina SMM, Salmon Soppang, […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

expand_less