Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PKC PMII Sulbar Desak APH Usut Dugaan Peredaran Ilegal BBM Subsidi di Sejumlah Wilayah

PKC PMII Sulbar Desak APH Usut Dugaan Peredaran Ilegal BBM Subsidi di Sejumlah Wilayah

  • account_circle Akbar
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dan peredaran ilegal bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menyusul adanya dugaan pengangkutan Solar bersubsidi dalam jumlah besar dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Mamuju Tengah, Pasangkayu, Mamuju, hingga Majene.

Berdasarkan informasi dan hasil penelusuran yang diberitakan media lokal, Solar bersubsidi diduga diangkut menggunakan kendaraan tangki pelansir dengan modus over tab atau pemindahan isi BBM, kemudian dibawa ke luar daerah, termasuk ke wilayah Sulawesi Tengah.

Aktivitas tersebut diduga berlangsung secara terorganisir. Sejumlah armada pengangkut disebut menggunakan penanda berupa stiker bertuliskan “IFADA”. Namun, seluruh dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Akbar menilai, jika dugaan tersebut terbukti, praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi, terutama nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan Solar untuk aktivitas sehari-hari.

“BBM bersubsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga. Jika benar terjadi pengurasan dalam jumlah besar dan dilakukan secara terorganisir, maka aparat harus segera bertindak dan mengungkap siapa saja yang terlibat,” tegas Akbar, kepada Sulbarupdate.id, via pesan Whatsapp Minggu, (15/8/2026) sekira pukul 23:00 Wita.

Ia juga meminta aparat tidak hanya menyasar pengemudi atau pelaksana di lapangan, tetapi menelusuri pihak yang diduga menjadi pengendali maupun penerima keuntungan dari aktivitas tersebut.

Empat Tuntutan PKC PMII Sulbar

PKC PMII Sulbar menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum dan pihak terkait.

Pertama, mendesak Polda Sulawesi Barat bersama jajaran Polres untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap aktor utama di balik dugaan penyalahgunaan Solar bersubsidi, termasuk pihak-pihak yang disebut dalam laporan masyarakat.

Kedua, PKC PMII Sulbar meminta Pertamina Patra Niaga melakukan evaluasi dan audit terhadap SPBU yang diduga terlibat atau membiarkan terjadinya penyalahgunaan Solar bersubsidi.

Ketiga, PKC PMII Sulbar meminta aparat mengusut dugaan adanya pungutan atau uang koordinasi maupun pengamanan yang disebut-sebut digunakan untuk melancarkan aktivitas pengangkutan BBM tersebut.

Keempat, PKC PMII Sulbar mengancam akan menggelar aksi demonstrasi apabila dalam waktu 3×24 jam tidak terdapat langkah konkret dan transparan dari aparat penegak hukum.

“Jika tidak ada langkah konkret, kami siap melakukan konsolidasi dan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk melaporkannya kepada Mabes Polri dan BPH Migas,” ujar Akbar.

PKC PMII Sulbar menegaskan akan terus mengawal dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut hingga terdapat kejelasan hukum mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang terkait mengenai dugaan tersebut.(*)

  • Penulis: Akbar
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Video Kekerasan Anak di Polman, Polisi Amankan Ayah Kandung

    Viral! Video Kekerasan Anak di Polman, Polisi Amankan Ayah Kandung

    • 1Komentar

    ​POLMAN, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap dua anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Menanggapi keresahan masyarakat, jajaran Polsek Wonomulyo bergerak cepat mengamankan terduga pelaku yang merupakan ayah kandung korban. ​Peristiwa yang memicu kecaman netizen ini pertama kali mencuat […]

  • Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

    Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa sering dijuluki sebagai “Kepingan Surga yang Jatuh ke Bumi.” Namun, keindahan alam yang memukau dan kekayaan budaya yang luhur memerlukan medium presentasi yang kuat agar dapat dikenal dunia. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosandi) resmi menggaungkan Festival Bulan Mamase. ​Kepala Dinas Kominfosandi […]

  • Pemuda 19 Tahun di Polman Tewas Gantung diri dalam Kamar

    Pemuda 19 Tahun di Polman Tewas Gantung diri dalam Kamar

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang pemuda berinisial S (19) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (14/05/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar. ​Pihak Kepolisian dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama personel Polsek Tinambung segera bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

    Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Seorang warga berinisial DJ menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (1/10/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Saat kejadian, korban disebut sedang makan bersama sejumlah kerabatnya. Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

expand_less