Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Seorang warga berinisial DJ menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (1/10/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Saat kejadian, korban disebut sedang makan bersama sejumlah kerabatnya.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.

“Benar, ada kejadian penganiayaan menggunakan parang terhadap korban berinisial DJ,” kata Arifin.

Menurut Arifin, korban merupakan warga Desa Pontanakayyang, Kecamatan Budong-budong. Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSUD Mamuju Tengah untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saat ini, korban sudah dilarikan ke RSUD Mateng untuk mendapat perawatan intensif,” ujarnya.

Sementara itu, orang yang diduga sebagai pelaku melarikan diri setelah kejadian. Polisi menyatakan telah mengantongi identitas terduga pelaku dan masih melakukan pencarian.

“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, dan saat ini kami lakukan pencarian terhadap terduga pelaku untuk kami amankan,” jelas Arifin.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun identitas terduga pelaku.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Gemerlap HUT Mamuju ke-486, Ada Jalan yang Dipeluk Warga Sendiri

    Di Balik Gemerlap HUT Mamuju ke-486, Ada Jalan yang Dipeluk Warga Sendiri

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Mamuju – Di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Mamuju ke-486 yang jatuh pada 14 Juli 2026, denting seremoni dan gegap gempita perayaan seakan menutupi satu kenyataan yang masih membekas di pelosok desa: jalan rusak yang tak kunjung mendapat perhatian. Ketika panggung-panggung perayaan berdiri megah dan ucapan selamat memenuhi ruang publik, warga Desa […]

  • Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id –  Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi memperkenalkan Program Studi Ilmu Aktuaria di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Langkah ini diambil untuk mencetak calon aktuaris yang kompeten di tengah pesatnya perkembangan industri asuransi dan manajemen risiko di Indonesia. Ilmu Aktuaria merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan matematika, statistika, dan teori […]

  • RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

    RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Proyek Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun anggaran 2023 yang dikelola Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Barat di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, kini menuai sorotan tajam. Program yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp1,6 miliar tersebut diduga gagal total dan sarat akan indikasi penyimpangan. ​Berdasarkan pantauan jurnalis di […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Pamapta Polresta Mamuju mengamankan seorang pemuda berinisial RA (25) setelah kedapatan mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Angsa, samping Wisma Darussalam, Kabupaten Mamuju, Minggu (8/2/2026) dini hari. ​Aksi nekat pelaku sempat memicu kepanikan warga sekitar sebelum akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian. ​Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman […]

  • Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Penyegelan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB/SDLB) di wilayah Lutang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat hingga kini masih terus berlanjut, Rabu (20/5/2026). Pihak ahli waris pemilik lahan menegaskan penyegelan tidak akan dibuka sebelum ada kejelasan dan penyelesaian resmi dari pemerintah terkait status tanah yang ditempati bangunan sekolah tersebut. Ahli waris, Erfan […]

expand_less