Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Jika panggung politik tanah air kerap dianggap sebagai arena yang kaku dan penuh ketegangan, maka Tifatul Sembiring adalah anomali yang menyegarkan.

Pria yang akrab disapa Bang Tif ini merupakan representasi unik dari dualisme identitas: seorang teknokrat komputer yang fasih berbicara algoritma, sekaligus sastrawan tradisional yang menyandang gelar adat Datuak Tumangguang.

Dari Tanah Agam Menuju Panggung Nasional

Lanskap kehidupan Tifatul tidak bermula dari kemewahan. Di balik gemerlap kursi Kabinet Indonesia Bersatu II, tersimpan memori kolektif tentang seorang bocah di Bukittinggi yang menantang teriknya aspal tanpa alas kaki. Di SDN 01 Benteng Pasar Atas, mentalitasnya ditempa oleh kesederhanaan.

Loncatan nasib membawanya merantau dari perbukitan Agam menuju Jakarta. Bermula dari pendalaman disiplin ilmu komputer di PLN, garis tangan kemudian menuntunnya ke jalur dakwah.

Karier politiknya melesat bak meteor, mengantarkannya menduduki kursi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di usia yang tergolong belia, sebelum akhirnya dipercaya menakhodai kementerian strategis.

Menakhodai Digitalisasi di Tengah Badai Kontroversi

Menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2009–2014, Tifatul memikul mandat berat: menyatukan ribuan pulau dalam satu tarikan napas digital.

Melalui program Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK), ia berupaya memangkas jurang literasi digital di pelosok negeri.

Catatan prestasinya terekam dalam angka yang impresif. Ia berhasil membukukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp13,59 triliun, sebuah angka yang melampaui target nasional.

Dedikasinya tersebut berbuah kehormatan tertinggi, yakni penganugerahan Bintang Mahaputera Adipradana dari negara.

Namun, kepemimpinannya bukan tanpa riak. Kebijakan rigid terkait penyaringan konten negatif kerap memicu turbulensi di jagat maya. Uniknya, di saat politisi lain mungkin bereaksi dengan somasi, Tifatul memilih jalan kebudayaan.

Ia meredam murka netizen dengan untaian pantun, mengubah narasi konfrontatif menjadi dialog yang jenaka namun sarat makna.

“Kritik akan lebih jitu jika dibungkus dengan budaya. Orang tidak akan marah kalau dikritik lewat pantun, malah tersenyum,” kata Tifatul dalam keterangannya yang diperoleh laman ini Senin, 12 Januari 2026.

Diplomasi Kebudayaan dan Akar Tradisi
Eksistensi Tifatul di media sosial bahkan diakui secara global.

Namanya pernah bertengger di peringkat ke-24 politisi paling berpengaruh di dunia versi famecount.com, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa lokalitas pantun mampu bersaing di panggung diskursus global.

Kendati menyandang marga Sembiring dari garis ayah, ia tetap memegang teguh filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah dari garis ibu di Minangkabau.

Sebagai pemangku adat suku Koto di Guguak Tabek Sarojo, Tifatul menjadi jembatan antara modernitas teknologi informasi dengan pelestarian kearifan lokal.

Kini, di usianya yang telah matang, Tifatul Sembiring tetap menjadi warna yang distingtif di Senayan.

Ia adalah pengingat hidup bahwa kemajuan teknologi tak seharusnya mencerabut manusia dari akar budayanya.

Ia membuktikan bahwa politik tak selamanya harus berwajah garang; terkadang, ia hanya butuh sebait pantun untuk menemukan titik temu.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Gadai Lahan Sawit di Mateng, Begini Penjelasan Hj. Nirwanasari Aras

    Polemik Gadai Lahan Sawit di Mateng, Begini Penjelasan Hj. Nirwanasari Aras

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Hj. Nirwanasari Aras, angkat bicara terkait informasi yang beredar mengenai dirinya terlibat dalam kesepakatan gadai lahan. Sebelumnya beredar informasi bahwa Hj. Nirwanasari Aras, berselisih dengan seorang warga Desa Pontanakayyang, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Hj. Rannu, diduga gegera lahan sawit.  Informasi itu sontak viral di Media sosial hingga ramai dibicarakan. Karena itu […]

  • Kapolda Sulbar Tinjau Mamasa, Perkuat Keamanan dan Infrastruktur

    Kapolda Sulbar Tinjau Mamasa, Perkuat Keamanan dan Infrastruktur

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menerima kunjungan kerja resmi Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, di Rumah Jabatan Bupati pada Jumat malam (23/01/2026). Kunjungan ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan institusi kepolisian guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah berjuluk “Bumi Kondosapata” tersebut. Dalam rombongan tersebut, Kapolda […]

  • Staf Kepresidenan Tinjau Progres RSUD Kondosapata, Ditarget Rampung Desember

    Staf Kepresidenan Tinjau Progres RSUD Kondosapata, Ditarget Rampung Desember

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Tim Staf Kepresidenan Republik Indonesia meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata di Kabupaten Mamasa, Jumat (11/9/2026). Kunjungan dipimpin Steven Pratama selaku perwakilan Staf Kepresidenan. Rombongan diterima Bupati Mamasa dan didampingi Sekretaris Daerah, Direktur RSUD Kondosapata, Kepala Dinas Kesehatan, tim pelaksana pembangunan, serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Peninjauan tersebut dilakukan […]

  • Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Pelaksana Tugas Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Mamasa, Johar Bonga Karaeng, memberikan catatan hitam atas kesemrawutan pengurusan program pupuk gratis oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa tahun 2025. Menurutnya bahwa puluhan Kelompok Tani dan masyarakat telah melengkapi seluruh administrasi sejak lama, namun hingga kini pupuk yang dijanjikan tak kunjung diterima. Johar menyampaikan […]

  • Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana NTT

    Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana NTT

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Pemerintah terus memperkuat upaya tanggap darurat dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kelima pascabencana, pengiriman bantuan logistik kembali dilakukan pada Rabu (19/8/2026) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, sebanyak lima pesawat diberangkatkan sejak pukul 04.00 WIB dengan membawa total 65 ton bantuan logistik. Dengan […]

  • Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    • 0Komentar

    TUNIS, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Tunisia memasuki Piala Dunia 2026 dengan semangat yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Negara Afrika Utara tersebut memang bukan pendatang baru di panggung dunia. Tunisia telah berulang kali tampil di Piala Dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan paling stabil di benua Afrika. Namun kali ini, atmosfer yang mengiringi perjalanan mereka […]

expand_less