Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kemarau Melanda, 8 Hektare Sawah Petani Mehalaan Barat Terancam Gagal Panen

Kemarau Melanda, 8 Hektare Sawah Petani Mehalaan Barat Terancam Gagal Panen

  • account_circle Hamsah
  • calendar_month Kam, 1 Okt 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Musim kemarau mulai memberi dampak serius terhadap pertanian warga di wilayah Rano, Desa Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. 

Kelompok Tani Rano Indah mengeluhkan kondisi tanaman mereka yang terancam gagal panen akibat kekurangan air.

Lahan persawahan seluas sekitar delapan hektare yang menjadi salah satu tumpuan petani kini mulai mengalami kekeringan. Tanah sawah tampak retak dan kering, sementara tanaman padi terlihat tumbuh tidak merata.

Ketua Kelompok Tani Rano Indah, Rusani, mengatakan kondisi tersebut membuat petani khawatir hasil panen mereka pada akhir tahun ini tidak sesuai harapan, bahkan berpotensi mengalami gagal panen.

“Kami khawatir dengan kondisi ini. Kalau kemarau terus berlangsung dan tidak ada air, padi kami terancam gagal panen,” ujar Rusani, kepada Sulbarupdate.id, Kamis (1/10/2026).

Tanaman Nilam milik petani di Rano Desa Mehalaan Barat Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, mulai berdampak kemarau. Foto/Hamsah.

Dampak kekeringan, kata dia, tidak hanya dirasakan pada tanaman padi. Tanaman nilam yang selama ini menjadi salah satu tumpuan harapan ekonomi petani juga mulai kesulitan tumbuh akibat minimnya air.

Begitu pula dengan tanaman kakao milik warga. Kekeringan turut memberikan dampak terhadap tanaman perkebunan tersebut, sehingga menambah kekhawatiran petani terhadap pendapatan mereka.

Tanaman kakao milik petani di Rano Desa Mehalaan Barat Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, juga mulai berdampak kemarau panjang. Foto/Hamsah.

Kondisi ini membuat petani menghadapi tekanan dari berbagai sisi. Di satu sisi, tanaman padi membutuhkan air agar dapat bertahan hingga masa panen. Di sisi lain, tanaman nilam dan kakao yang menjadi sumber penghasilan masyarakat juga ikut terdampak akibat kondisi cuaca yang kering.

Rusani berharap pemerintah, khususnya Dinas Transmigrasi, dapat melihat langsung kondisi yang dialami masyarakat dan memberikan perhatian maupun langkah penanganan terhadap dampak kekeringan tersebut.

Menurutnya, bantuan atau intervensi pemerintah sangat dibutuhkan sebelum kondisi tanaman semakin memburuk dan kerugian petani semakin besar.

“Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi kami. Jangan sampai tanaman yang menjadi sumber penghidupan masyarakat semuanya terdampak karena kekeringan,” harapnya.

Bagi Kelompok Tani Rano Indah, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan berkurangnya hasil pertanian. Kemarau yang berkepanjangan kini mengancam beberapa sumber penghidupan sekaligus, mulai dari padi, nilam hingga kakao.

Petani pun berharap kondisi cuaca segera membaik dan pemerintah dapat mengambil langkah untuk membantu mereka menghadapi ancaman kekeringan tersebut.(***)

  • Penulis: Hamsah
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video singkat memperlihatkan sekelompok anak di bawah umur diduga tengah menghisap lem (ngelem) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Belakangan diketahui perbuatan tak terpuji itu dilakukan di depan pintu gerbang Kampus STAIN Majene, Kecamatan Banggae, Majene. Video tersebut pertama kali diunggah di platform Facebook dan menunjukkan aktivitas […]

  • Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Standar Penyelenggaraan dan Penguatan Prinsip Satu Data Indonesia, Senin (9/3/2026). ​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Diskominfo, Tobadak, Sulawesi Barat tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Mateng. ​Kepala Diskominfo […]

  • Gebrakan Perdana! Domino Cup Mateng Berhadiah Rp50 Juta

    Gebrakan Perdana! Domino Cup Mateng Berhadiah Rp50 Juta

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Olahraga domino kini mulai naik kelas di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Sebagai bukti keseriusan dalam mengasah prestasi di bidang ini, komunitas Club Gran Max Team (GMT) bersiap menghentak Alun-Alun KTM Tobadak melalui perhelatan ‘Domino Cup‘ perdana pada 23–24 April 2026 mendatang. ​Turnamen ini bukan sekadar ajang kumpul santai, […]

  • PSC Majene Olah Sampah RT Jadi BBM Ambulans Gratis

    PSC Majene Olah Sampah RT Jadi BBM Ambulans Gratis

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Program pengelolaan sampah yang digagas relawan PSC Kabupaten Majene kembali mendapat perhatian masyarakat. Pengumpulan berbagai jenis sampah Rumah Tangga (RT) berhasil dikumpulkan untuk diolah dan dijual sebagai sumber pendanaan operasional ambulans yang melayani masyarakat secara gratis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (18/6/2026). Ketua PSC Majene, Aslan, mengatakan bahwa […]

  • Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

    Warga Pontanakayyang Diduga Dianiaya Pakai Parang di Tobadak, Pelaku Diburu Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Seorang warga berinisial DJ menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (1/10/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Saat kejadian, korban disebut sedang makan bersama sejumlah kerabatnya. Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, […]

  • Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    • 0Komentar

    Mamasa – Sulbarupdate.id – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat nomor 789 Tahun 2025 tentang Program Keringanan Pajak Daerah Tahun 2025, yang meliputi : Pembebasan 100% denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pemberian diskon 50% tunggakan (pokok) Pajak Kendaraan Bermotor (Jatuh tempo 2024 kebawah). Welem Sambolangi selaku Bupati Kabupaten Mamasa menyampaikan kepada […]

expand_less