Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Angin Kencang Hantam Tinambung Polman, Satu Rumah Rusak Berat

Angin Kencang Hantam Tinambung Polman, Satu Rumah Rusak Berat

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras menerjang permukiman warga di Dusun Gadde, Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa (12/5/2026) malam.

Insiden ini mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu di antaranya dilaporkan rusak berat.

​Merespons kejadian tersebut, aparat Polsek Tinambung bersama jajaran pemerintah setempat langsung bergerak cepat melakukan peninjauan lokasi dan pendataan korban pada Rabu (13/5/2026).

​Salah satu korban terdampak paling parah, Burhanudin (43), menceritakan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu, ia sedang memperbaiki perahunya di pinggir Sungai Mandar.

​”Hujan turun sangat deras disertai angin kencang, jadi saya berteduh di rumah keluarga. Pas kembali sekitar jam 22.30 WITA, atap rumah sudah terlepas semua dan perabot di dalam rusak terkena air,” ujar nelayan asal Dusun Gadde tersebut.

​Burhanudin menambahkan bahwa wilayahnya memang rawan diterjang angin, terutama saat musim barat seperti yang sempat terjadi pada Januari 2026 lalu, meski kerusakan kali ini adalah yang terparah.

​Berdasarkan pendataan di lapangan yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Tinambung IPDA Muh. Saleh bersama Kepala Desa Tangnga-Tangnga, Arsyad, terdapat empat kepala keluarga (KK) terdampak.

​Burhanudin (43), Rumah rusak berat (atap dapur dan ruang tengah terlepas).
​Sabriani (49), Rumah rusak ringan.
​Mandar (42), Rumah rusak ringan.

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiel yang diderita para korban diperkirakan mencapai Rp50 juta.

​Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, didampingi Camat Tinambung Muh. Rifai, turut meninjau lokasi kejadian untuk memberikan bantuan langsung kepada para korban.

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat.

​Di sisi lain, Kapolsek Tinambung melalui IPDA Muh. Saleh mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Polewali Mandar.

​”Kami meminta warga untuk selalu waspada terhadap potensi hujan deras yang disertai angin kencang. Personel kami akan terus bersiaga untuk memantau wilayah rawan bencana dan membantu warga yang membutuhkan,” tegasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    • 0Komentar

    ACEH UTARA, Sulbarupdate.id – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia di balik layar tercapainya perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). JK menegaskan bahwa sosok Muzakir Manaf alias Mualem, yang saat itu menjabat Panglima Komando Pusat Operasi GAM, merupakan pemegang kunci utama penghentian kontak senjata di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • Korupsi Rp1,8 Miliar, Mantan Sekdes Biatan Lempake Berau Resmi Ditahan

    Korupsi Rp1,8 Miliar, Mantan Sekdes Biatan Lempake Berau Resmi Ditahan

    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau resmi menetapkan P, Sekretaris Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Berau Tengah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan kampung. Kasus ini diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp1,8 miliar. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau, Gusti Hamdani, mengonfirmasi bahwa penetapan tersangka dilakukan pada 30 Januari 2026. […]

  • Profil Singkat Annisa Suci Ramadhani, Bupati Perempuan Pertama di Sumbar

    Profil Singkat Annisa Suci Ramadhani, Bupati Perempuan Pertama di Sumbar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sejarah baru kepemimpinan daerah tercipta di Sumatera Barat. Annisa Suci Ramadhani, resmi dilantik sebagai Bupati Dharmasraya periode 2025–2030, menjadikannya bupati perempuan pertama di Kabupaten Dharmasraya sekaligus bupati perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan di Provinsi Sumatera Barat. Diketahui prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Kamis (20/2/2025) lalu. […]

  • Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    • 1Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Guna memastikan euforia pesta sepak bola jagat raya tersebut bisa dinikmati tanpa gangguan sinyal, Pemerintah Kabupaten Mateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak taktis. Langkah kongkrit diawali dengan pertemuan koordinasi teknis bersama TVRI Sulawesi Barat yang berlangsung […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

  • Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menyarankan agar para lulusan sarjana di daerah tersebut mencari peluang kerja ke luar negeri menuai kritik tajam. Aktivis Sulawesi Barat, Akbar, menilai statmen tersebut merupakan bentuk kepasrahan politis sekaligus indikasi kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Menurut Akbar, pernyataan Gubernur SDK sangat ironis […]

expand_less